Karya Tulis Ilmiah



PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PERENCANAAN MAKAN DENGAN MEDIA FOOD MODEL TERHADAP KETEPATAN JUMLAH KALORI PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI PUSKESMAS JANTI MALANG

Prodi : POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Pengarang : DEBBY SYAHRU ROMADLON
Dosen Pembimbing : Pembimbing (Utama) Djoko Setyono, SKM, M.Kes. (Pendamping) Ns. Maria Diah C.T, M.Kep. Sp.MB.
Klasifikasi/Subjek : , Penyuluhan Kesehatan, Perencanaan Makan, Food Model, Ketepatan Jumlah Kalori, Diabetes Mellitus
Penerbitan : , Malang: 2013.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-33-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAK Romadlon, Debby Syahru (2013). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Perencanaan Makan Dengan Media Food Model Terhadap Ketepatan Jumlah Kalori pada Penderita DM Tipe 2 di Puskesmas Janti Malang. Skripsi, Program Studi DIV Keperawatan Medikal Bedah Minat Diabetes Mellitus dan Edukator, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Djoko Setyono, SKM, M.Kes. (Pendamping) Ns. Maria Diah C.T, M.Kep. Sp.MB. Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatan, Perencanaan Makan, Food Model, Ketepatan Jumlah Kalori, Diabetes Mellitus Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit terbesar di Indonesia yang dapat dikelola dengan perencanaan makan yang baik. Penyuluhan kesehatan tentang perencanaan makan dengan media food model dapat meningkatkan pengetahuan penderita DM tentang perencanaan makan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan tentang perencanaan makan dengan media food model terhadap ketepatan jumlah kalori penderita DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode Pre–Eksperimental dengan desain one group pretest posttest design yang dilaksanakan pada 10 Maret – 12 Mei 2013. Populasi penelitian berjumlah 153 orang yang diambil 15 sampel dengan teknik quota sampling. Perlakuan dalam penelitian ini berupa penyuluhan kesehatan tentang perencanaan makan dengan media food model. Data karakteristik dan penerapan ketepatan jumlah kalori responden didapatkan melalui wawancara dan food record. Data diolah menggunakan uji wilcoxon dan dianalisis secara deskriptif. Hasil uji wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh dari penyuluhan kesehatan tentang perencanaan makan dengan media food model terhadap ketepatan jumlah kalori dengan p value = 0,002 (α=0,05). Hal ini terlihat dari peningkatan pelaksanaan ketepatan jumlah kalori dari 20% responden sebelum penyuluhan menjadi 86,67% responden setelah penyuluhan. Saran untuk penderita DM dan petugas kesehatan untuk menggunakan media food model sebagai sarana yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang perencanaan makan.



Lampiran